Recent

Kelahiran bukanlah takdir Tuhan?


Saya pernah melihat orang-orang beragama terdiam dalam suatu forum dengan mengatakan:
"Jika semua kelahiran memang takdir Tuhan, mengapa kalian menyalahkan mereka yang hamil di luar nikah? Berarti ini sudah bagian dari rencana Tuhan dong, mereka dikandung di waktu tersebut dan oleh orang tua biologis yang belum siap menikah atau ABG di bawah umur, baik dengan melalui seks bebas atau pemerkosaan!"
Saya merasa puas sekali waktu itu. Sangat puas. Mereka sukses terskak-mat setelah berulang kali mencoba menampar saya dengan ayat:
"Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu". (QS. As-Shafat: 96)
Konsep takdir hanya ada di dalam agama, lho. Dan kekisruahan seperti ini juga datang dari orang-orang beragama. Mereka sangat meyakini setiap kelahiran adalah takdir, tapi menyalahkan keberadaan suatu kelahiran yang berasal selain dari pernikahan sah. Bukankah itu aneh? Terlepas dari bagaimanapun perbuatannya, meskipun berzina 100 ronde sehari dan keluar di dalam, jika Tuhan tidak menakdirkan spermanya membuahi, maka tidak akan pernah bertransformasi menjadi janin. Berarti seorang wanita bisa mengandung dan melahirkan di luar nikah karena sudah takdirnya demikian.
Sederhananya begini: Jika semua kelahiran adalah takdir (menurut ajaran agama), maka setiap anak yang lahir baik dalam pernikahan yang sah, perzinahan, atau pemerkosaan, adalah takdir dari Tuhan. Jika di lain sisi orang-orang menyalahkan perilaku zina yang menyebabkan kehamilan pada seorang wanita, bukankah itu juga termasuk menyalahkan Tuhan? Bukankah Dia yang memberikan takdir kelahiran pada suatu umat? Jika seseorang yang hamil di luar nikah tersebut tidak berpacaran dan terjerumus ke lembah perzinahan, kehamilan itu katanya tidak akan terjadi. Kalau semua bisa ditidak-adakan di awal apakah itu masih bisa dikatakan takdir? Let's think again.
Sudah jelas, bukan? Tidak ada yang namanya peran takdir dalam kelahiran, yang ada hanyalah kesangean. Jika sepasang manusia berhubungan seksual dengan cerdas, maka anak bandel, tidak tahu terima kasih, nyusahin, dan hanya menambah angka kemiskinan itu tidak akan pernah ada. Sebagai orang tua, tolong sadar sadar diri dengan aktivitas kemaluan kalian. Jangan salahkan Tuhan, jangan salahkan setan dan jangan salahkan pemerintah. Salahkan diri kalian sendiri. Why did you do that?

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kelahiran bukanlah takdir Tuhan?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel